【GLOBAL NEWS24 INDONESIA】

NUSANTARA — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus bergerak sebagai bagian dari transformasi jangka panjang Indonesia.

Nusantara dirancang bukan sekadar sebagai kawasan baru untuk gedung-gedung pemerintahan.

IKN dikembangkan dengan visi yang menggabungkan pemerintahan modern, infrastruktur, teknologi digital, ruang hijau dan pembangunan berkelanjutan.

Pada 22 September 2026, Otorita Ibu Kota Nusantara menyampaikan perkembangan terbaru pembangunan Kawasan Legislatif.

Rata-rata progres pembangunan gedung di kawasan tersebut telah mencapai 14,8 persen.

Sementara itu, pembangunan jalan kawasan legislatif dengan total panjang 3,7 kilometer telah mencapai progres 30,4 persen.

Secara khusus, pembangunan Gedung DPD telah mencapai 14,2 persen.

Pembangunan kawasan legislatif menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan Nusantara sebagai pusat pemerintahan.

Sejumlah proyek strategis lainnya juga terus dikembangkan, termasuk jalan, fasilitas pemerintahan, kawasan pendukung dan berbagai infrastruktur dasar.

Namun pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada konstruksi fisik.

Salah satu visi penting IKN adalah pembangunan kota yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kehidupan masyarakat.

Pada September 2026, Otorita IKN bersama United States Trade and Development Agency (USTDA) juga menyelenggarakan Nusantara Smart City Stakeholders Forum.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah, akademisi, organisasi dan pelaku teknologi untuk membahas penggunaan artificial intelligence, data dan teknologi kota cerdas.

Teknologi tersebut berpotensi digunakan dalam pengelolaan transportasi, energi, lingkungan, pelayanan publik serta berbagai sistem perkotaan.

Konsep lingkungan juga menjadi bagian penting dalam pembangunan Nusantara.

IKN berada di Kalimantan, wilayah yang memiliki ekosistem tropis penting.

Karena itu, pembangunan kota baru menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dengan perlindungan hutan, air dan keanekaragaman hayati.

Konsep seperti ruang terbuka hijau, pengelolaan air dan pembangunan berbasis lingkungan menjadi bagian dari pendekatan pembangunan kawasan.

Pada saat yang sama, pemerintah juga memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Nusantara dan sekitarnya.

Pembangunan IKN juga memiliki dimensi ekonomi.

Kehadiran pusat pemerintahan baru dapat mendorong pembangunan infrastruktur, investasi, perumahan, pendidikan, layanan kesehatan, teknologi serta aktivitas ekonomi baru di Kalimantan Timur.

Dalam jangka panjang, pengembangan Nusantara juga membawa gagasan mengenai distribusi pembangunan yang lebih luas di Indonesia.

Selama beberapa dekade, aktivitas ekonomi dan pemerintahan Indonesia sangat terkonsentrasi di Pulau Jawa, terutama Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Pengembangan pusat pemerintahan di Kalimantan membuka babak baru dalam perjalanan pembangunan nasional.

Namun proyek sebesar Nusantara membutuhkan waktu panjang.

Pembangunan infrastruktur, kesiapan fasilitas pemerintahan, pembiayaan, perlindungan lingkungan dan pemindahan aparatur negara harus dilakukan secara bertahap.

Karena itu, perkembangan setiap tahap pembangunan akan terus menjadi perhatian masyarakat Indonesia dan dunia internasional.

Dari Jakarta menuju Nusantara.

Dari pembangunan gedung menuju pembangunan sebuah ekosistem kota baru.

Indonesia sedang membangun sebuah pusat pemerintahan yang diharapkan mampu menggabungkan teknologi, lingkungan dan kehidupan perkotaan dalam satu kawasan.

Nusantara bukan hanya proyek pembangunan untuk hari ini.

Keberhasilannya akan ditentukan oleh bagaimana kota tersebut tumbuh, berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dalam beberapa dekade mendatang.

GLOBAL NEWS24 INDONESIA akan terus mengikuti perkembangan Nusantara, ekonomi, teknologi, infrastruktur, lingkungan dan transformasi Indonesia serta menyampaikannya kepada masyarakat internasional.